Agar Awet, Hindari Gosok Gigi Terlalu Keras!

Kompas.com - 23/07/2008, 20:30 WIB

SEBAGIAN orang percaya bahwa dengan menggosok gigi secara keras, akan membuat gigi menjadi bersih dan putih. Anggapan tersebut harus segera diubah, sebab menggosok gigi keras-keras dengan memakai sikat gigi yang mempunyai permukaan kasar, malah membuat gigi menjadi nyeri dan rapuh. 

Menurut Drg. Lita R. Darmawan, pakar estetika gigi dari klinik Kharinta Dental, Rabu (23/7), dengan memperlakukan gigi secara kasar dan keras sewaktu menggosok gigi bisa berakibat fatal. "Anggapan menggosok gigi secara keras-keras dengan menggunakan sikat berpermukaan kasar untuk mendapatkan gigi putih dan sehat harus segera diubah. Sebab bukan gigi sehat yang akan didapatkan, tapi akan membuat email gigi menjadi rapuh dan bisa-bisa gusi jadi berdarah," terang Lita di Hotel Mulia, Jakarta. 

Lita mengatakan, banyak pasien yang datang dengan tuntutan ingin segera mendapatkan bentuk dan tampilan gigi sehat dan sempurna, baik warna maupun bentuk dalam waktu singkat, setelah melakukan perawatan di klinik. "Pasien tidak segan mengeluarkan biaya besar demi mendapatkan hasil yang maksimal. Akan tetapi, hal itu menjadi sia-sia, bila tidak diimbangi dengan perawatan yang dilakukan di rumah," beber Lita. 

Masih menurut Lita, beberapa hal yang berpotensi merusak ketahanan gigi harus segera dihindari, seperti proses membersihkan gigi dengan cara yang salah. Di samping itu, terlalu minim dalam membersihkan gigi yang membuat plak masih melekat di gigi juga ditengarai menjadi salah satu biang kerok kerusakan gigi.

"Cepatnya tenggat waktu saat mengonsumsi makanan panas dengan minuman dingin juga dapat merusak gigi. Kemudian pengkonsumsian rokok, kopi, teh dan alkohol dalam jumlah banyak juga beresiko membuat gigi rusak. Untuk itu perlu dilakukan perawatan sendiri di rumah (homecare), karena hal itu jauh lebih penting dari pada datang ke klinik setelah mendapatkan keluhan pada gigi," jelasnya. 

Perawatan yang dapat dilakukan di rumah menurut lita cukup sederhana. "Caranya dengan menyikat gigi secara teratur, dua kali sehari, dilanjutkan dengan berkumur memakai obat kumur yang mengandung antiseptik. Dan jangan lupa untuk mengunjungi dokter gigi secara rutin setiap enam bulan sekali," ujarnya. 

Sebagai langkah lanjutan Lita menyarankan, untuk mengurangi konsumsi makanan dengan kadar gula tinggi dan memperbanyak makan buah-buahan.

C11-08

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau